Inilah Resiko Menjadi Seorang Blogger
Menjadi blogger merupakan sebuah pilihan, bisa dijadikan sebagai hobi, pekerjaan, atau keduanya, hobi sekaligus pekerjaan. Bagi Anda yang berminat untuk menjadikannya pekerjaan, hendaknya menimbang-nimbang secara menyeluruh dan matang tentang seluk-beluknya sehingga siap menanggung semua resikonya.
Lalu apa sajakah resiko menjadi seorang blogger itu ? Berikut pemaparannya.
1. Harus Sabar
Sabar merupakan landasan utama dalam blogging ria. Karena menjadi seorang blogger yang sukses memang membutuhkan waktu. Karena alasan sabar inilah, banyak blogger yang berguguran ditengah jalan. Meski begitu, ternyata banyak juga orang beranggapan bahwa menjadi seorang blogger itu mudah dan merupakan salah satu cara instan untuk menjadi kaya. Itu tidaklah benar alias keliru. Jika ada orang yang benar-benar ingin mendapat penghasilan jutaan bahkan ratusan juta rupiah perbulannya, seperti misalnya Herman Yudiono, maka orang tersebut harus memiliki kemampuan bersabar tingkat tinggi.
Salah satu contoh kecil tentang kesabaran ini adalah jika Anda ingin sukses dalam google adsense. Untuk memiliki google adsense itu tidaklah mudah bahkan untuk beberapa negara tertentu umur blog yang akan didaftarkan harus minimal 6 bulan. Anda pun harus sabar dalam menghadapi segala tantangan, seperti diomelin orang tua karena berdiam diri lama di depan komputer yang disangka main game atau nonton situs dewasa.
2. Siap Meluangkan Waktu Berjam-jam Setiap Hari
Ini sebenarnya sama dengan setiap pekerjaan. Namun, ternyata masih ada orang-orang yang beranggapan bahwa menjadi seorang blogger itu tidak sibuk atau sangat santai dan hanya meluangkan waktu satu kali dalam seminggu. Padahal, jika Anda memang serius untuk menjadi seorang blogger apalagi professional, maka Anda dipaksa atau memaksakan diri untuk siap meluangkan waktu berjam-jam setiap hari di depan komputer.
Lalu, untuk apa waktu tersebut? Jawabannya adalah waktu yang diluangkan seorang blogger bukan hanya untuk menulis artikel-artikel tapi juga untuk kegiatan lainnya yang masih berhubungan, seperti mendesain blog, mengedit template, verifikasi webmaster, mencari alat tempur seperti ebook, belajar SEO, berkomunikasi dan bersosialisasi di dunia maya, berpromosi, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan Anda mempunyai waktu luang minimal tiga jam dalam satu hari.
3. Siap Menerima Penyakit Mata
Ini adalah resiko juga untuk menjadi seorang blogger. Blogger dalam mengelola blog yang dimilikinya pasti bekerja didepan komputer, laptop, atau smartphone. Pada saat itu blogger sangat rentan dengan radiasi yang memancar dari semua alat tersebut. Dengan berlama-lama terkena sinar radiasi itulah maka mata seorang Blogger berpotensi terkena gangguan atau penyakit.
4. Mendapat Penghasilan Tidak Tetap
Ya, ini bisa jadi adalah resiko terakhir menjadi seorang blogger. Lho koq malah dapat penghasilan? dapat uang? Mungkin Anda beranggapan seperti itu. Tapi hal itu memang benar. Terkadang ada blogger yang mendapat penawaran menarik. Mungkin Anda bisa menjadi seorang blogger yang seperti itu. Tetapi, jika Anda ingin mendapat resiko nomor 4 ini, anda harus fokus dan ahli dalam satu bidang tertentu. Misalnya membuat artikel berkualitas tentang kuliner, maka nanti nya brand Anda akan terkenal atau populer dan akan ada pihak yang membutuhkan keahlian khusus tersebut sehingga Anda pun mendapat penghasilan yang tak terduga. Dan ini memang kenyataan.
Namun bisa jadi Anda dalam kurun beberapa waktu hanya mendapatkan penghasilan yang kecil bahkan nihil. Ini pun kenyataan. Bagaimana pun juga, setelah melihat dan memahami 4 Resiko Menjadi Seorang Blogger diatas, tidak membuat Anda menjadi tambah bingung. Jika Anda memang ingin menjadi seorang blogger dengan niat dan tekad yang kuat serta mau belajar, maka insya allah semua resiko yang ada dapat dihadapi sehingga akan membuat Anda menjadi lebih bersemangat. Jadikanlah resiko tersebut sebagai tantangan dan jangan pernah menyerah menghadapi tantangan-tantangan sampai target untuk menjadi seorang Blogger profesional tercapai.
0 comments:
Post a Comment